Masmient.com

Berita TerNew

Ganda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana dan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan saat bertanding pada Indonesia Open 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/6). Pramudya Kusumawardana dan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan menang atas ganda putra China Taipei Lee Yang dan Wang Chi Lin dengan skor 21-16, 17-21 dan 21-14. Foto : Ricardo

Masmient.com, JAKARTA – Pramudya Kusumawardana ungkap momen mengharukan di akhir gim ketiga ketika Yeremia Erich Yoche Rambitan mengalami cedera.

Saat itu, Pramudya/Yeremia sedang melakoni partai perempat final Indonesia Open 2022 melawan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022).

Namun, ketika pasangan Indonesia dalam keadaan unggul 20-18, sempat terjadi insiden yang membuat Yeremia tergeletak di lapangan. Pemain 22 tahun itu tampak salah tumpuan ketika berusaha mengejar bola.

Setelah mendapat perawatan, Yeremia kembali melanjutkan permainan meski pincang dan menahan rasa sakit.

Pasangan Indonesia akhirnya harus mengakui keunggulan Aaron/Soh dengan skor 21-14, 12-21, 20-22.

Melalui keterenangan pers, Pramudya pun mengungkap kejadian sebenarnya. Dia melihat lutut dari Yeremia sedikit mengalami pergeseran.

“Sepertinya sih bergeser lututnya, ya. Saya juga bilang ke dia (Yeremia, red) untuk di depan saja karena tinggal satu poin lagi,” ucap Pramudya.

“Yeremia masih mau lanjut, tetapi sudah tidak bisa bergerak lagi. Saya juga mencoba meng-cover ketika kedudukan 20-19, tetapi saya enggak bisa. Jadi, sangat sedih,” imbuhnya.

Pramudya ungkap momen mengharukan ketika Yeremia Rambitan mengalami cedera di akhir gim ketiga.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News



Source link