Masmient.com

Berita TerNew

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parwansa (wanita berbaju biru di tengah) menyerahkan secara simbolis mesin anjungan dukcapil mandiri (ADM), Kamis (16/6). Foto: Puspen Kemendagri for JPNN

jatim.Masmient.com, JAKARTA – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kembali menyerahkan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) ke 18 kabupaten/kota di Surabaya, Kamis (16/6).

Ke-18 daerah itu, yakni Surabaya, Kota Pasuruan, Kota Blitar, Kota Batu, Kota Mojokerto, Kota Probolinggo, Kota Malang dan Kota Madiun. Selanjutnya Kabupaten Sampang, Ponorogo, Gresik, Blitar, Kediri, Lamongan, Trenggalek, Jember, Pasuruan, dan Nganjuk.

Penyerahan tersebut turut disaksikan oleh Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh.

“Dengan demikian, lengkap sudah semua 38 kabupaten/kota di Jatim telah memiliki mesin ADM yang pastinya akan diletakkan di lokasi-lokasi strategis untuk mendekatkan akses masyarakat mengurus dokumen kependudukan,” kata Khofifah.

Selain itu, dia berharap dengan adanya mesin ADM tersebut, kerja birokrasi lebih efektif dan efesien.

Pasalnya, mesin itu mampu mengeluarkan dokumen tercetak, seperti KTP elektronik, akta kelahiran, kartu keluarga (KK), kartu identitas anak (KIA), dan akta kematian dengan waktu yang tak lama.

“Jawa Timur merupakan provinsi pertama yang mengimplementasikan layanan ADM, tepatnya sejak 31 Januari 2020. Masyarakat diuntungkan, pemerintah juga diuntungkan. Yang penting ke depan tidak ada lagi yang mengeluh tidak punya KTP karena belum jadi,” tegas Khofifah.

Di sisi lain, Dirjen Zudan Arif Fakrulloh mendorong setiap pemda menganggarkan mesin ADM sesegera mungkin.

Keren. Jawa Timur jadi provinsi pertama di Indonesia yang tiap daerahnya memiliki mesin pengurusan KTP dan dokumen kependudukan otomatis.

Source link