Masmient.com

Berita TerNew

Trenggalek (Masmient.com) – Sempat vakum selama 2 tahun akibat Pandemi Covid, acara adat Labuh Laut Larung Sembonyo di Pantai Prigi, Trenggalek, Jawa Timur kembali digelar. Tak hanya warga lokal, upacara adat ini juga disaksikan oleh wisatawan dari luar Trenggalek.

Ketua Tim Penggerak PKK Labupaten Trenggalek, Novita Hardini, SE, usai mengikuti rangkaian acara tersebut mengatakan, jika Labuh Laut Larung Sembonyo merupakan upacara adat masyarakat nelayan di Teluk Prigi yang tetap lestari. Upacara ini sebagai wujud syukur para nelayan terhadap berkah tangkapan ikan di laut.

“Sedekah laut ini perwujudan rasa syukur kepada Allah SWT karena di lautan diberikan keberkahan yang sangat melimpah. Maka untuk mewujudkan rasa syukur itu, kita melakukan acara sedekah laut yang biasa oleh masyarakat Watulimo dilakukan setiap tahunnya,” ujarnya.

Founder UPERINTIS itu menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara adat itu. Sebab, selama dua tahun terakhir para nelayan tidak bisa mengadakan tradisi secara turun-temurun itu karena aturan pembatasan di masa pandemi.

“Pada akhirnya kita bisa menggelar upacara adat labuh laut larung Sembonyo di tahun 2022 ini. Sebagaimana kita tahu selama pandemi kita meniadakan keramaian untuk upacara adat ini, meskipun nilai kearifan lokalnya sangat tinggi,” sambungnya.

Terlihat warga masyarakat memadati sepanjang jalan protokol di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Mulai dari Kantor Kecamatan hingga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Perikanan Nasional Prigi.

Kerumunan warga juga tidak hanya terjadi pada kegiatan Prigi Carnival dan Larung Sembonyo saja. Momentum selamatan Sembonyo Teluk Prigi pada malam sebelum larung juga menjadi antusias warga.

Apalagi dalam acara tersebut terjadi pemecahan rekor MURI, penyajian Lodho Sego Gurih terbanyak.

Tradisi sembonyo sendiri, memang menjadi upacara adat yang terus dijaga oleh masyarakat nelayan di teluk ini. Pasalnya kegiatan tersebut merupakan perwujudan rasa syukur mereka akan hasil laut yang didapat. Diharapkan dengan bersyukur, akan ada keberkahan lainnya.

Istri Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin tersebut juga berharap, acara adat seperti ini bisa terus dijaga. Karena menjadi sebuah identitas yang menarik yang tentunya akan menjadi warisan anak cucu kelak.

Upacara adat Labuh Laut Larung Sembonyo juga dihadiri oleh Melati Tedja, Puteri Indonesia Jatim Favorit 2022. Perempuan cantik itu bersedia mendampingi, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, SE., mengikuti seluruh rangkaian acara Sembonyo.

Menurutnya datang dan mengikuti acara ada labuh laut Sembonyo di Teluk Prigi merupakan pengalaman pertama dan pengalaman menarik baginya. [nm/kun]



Source link