Masmient.com

Berita TerNew

Masmient.com, Makassar – Bagi pasangan suami istri, memiliki anak adalah dambaan. Sayangnya tidak seluruh pasangan suami istri dapat dikaruniai buah hati dengan cara alami.

Oleh sebab itu, Rumah Sakit Universitas Hasanuddin (RS Unhas) sebagai rumah sakit yang memiliki visi sebagai pelopor terpercaya dalam memadukan Pendidikan, Penelitian dan Pemeliharaan Kesehatan, saat ini terus berinovasi mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang kedokteran.

Hal itu dilakukan RS Unhas untuk dapat memberikan sebuah solusi bagi pasangan suami istri yang selama ini kesulitan dalam memiliki anak yaitu dengan mendirikan pusat bayi tabung.

Baca Juga: Rektor Unhas Lantik 46 Pejabat Struktural Lingkup RS Universitas Hasanuddin

Dalam rangka hal tersebut, Rektor, jajaran Direksi dan Manajemen serta Tim Pusat Bayi Tabung RS Unhas mengadakan pertemuan pada Kamis, 24 November 2022 di Gedung Rektorat Unhas untuk melakukan pemantapan pelaksanaan pelayanan.

Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. pada kesempatan itu mengatakan bahwa selain sebagai salah satu pusat unggulan pelayanan di RS Unhas, pusat bayi tabung juga merupakan cerminan kemajuan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Unhas saat ini.

“Serta merupakan wujud kontribusi nyata Unhas kepada masyarakat luas khususnya dikawasan Timur Indonesia yang saat ini masih memiliki keterbatasan akses ke program bayi tabung,” tambah Prof Jamaluddin.

Baca Juga: Bersiap Hadapi Kelas Rawat Inap Standar RS di 2023, Prodi MARS FKM Unhas Gelar Seminar Nasional

Program bayi tabung akan sangat membantu para pasangan suami istri yang mengalami kesulitan dalam memiliki buah hati. 

Di antara beberapa program kehamilan lain seperti penggunaan obat-obatan dan inseminasi intra-uterin, angka rata-rata keberhasilan program bayi tabung dapat mencapai 30%-40%. Hal itu diungkapkan Penanggungjawab Pusat Bayi Tabung RS Unhas yakni Prof. Dr. dr. Nusratuddin A.Sp.OG(K).,MARS.

Menurut Prof Nusratuddin, untuk mereka yang berumur di bawah 35 tahun angka kesuksesan program bayi tabung bisa mencapai 50%-55%. 

“Di Amerika, menurut data CDC diperkirakan setiap tahunnya 1,9% dari angka kelahiran adalah melalui program bayi tabung. Pada program bayi tabung, sel sperma dan sel telur dari pasangan suami istri diambil, kemudian dipertemukan di laboratorium hingga terjadi proses pembuahan,” jelasnya.

Baca Juga: Selain Bayi Tabung, Morula IVF Makassar Punya Teknologi Baru IMSI-Time Lapse

Selanjutnya, kata Prof Nusratuddin, hasil dari proses pembuahan yang telah dilakukan di laboratorium ditempatkan dalam inkubator khusus hingga berkembang menjadi emberio. 

Pada tahap akhir, embrio tersebut lalu ditanam ke rahim sang ibu untuk tumbuh dan berkembang menjadi janin seperti kehamilan normal pada umumnya.

Sebagai layanan unggulan, dr.Andi Muhammad Ichsan,Sp.M (K),Ph.D selaku direktur RS Unhas menambahkan bahwa saat ini Pusat Bayi Tabung RS Unhas telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung lainnya seperti ruangan konsul dokter yang nyaman, ruang USG, Private Room, ruang persiapan, ruang pemulihan, laboratorium spermatologi, laboratorium embriologi dan juga instalasi OK. 

Selain itu, lanjutnya, Pusat Bayi Tabung RS Unhas juga memiliki berbagai sumber daya manusia yang handal dan berpengalaman dalam program bayi tabung yang mana ini merupakan salah satu faktor kunci dalam menentukan keberhasilan program.

“Oleh karena itu, bagi para pasangan suami istri yang selama ini telah mendambakan lahirnya buah hati namun masih menemui berbagai kendala atau sekedar ingin mencari tahu tentang program bayi tabung, saat ini anda dapat mengunjungi Pusat Bayi Tabung RS Universitas Hasanuddin yang terletak di Gedung A RS Unhas,” ujarnya.

Citizen Reporter : Andi Rian Puspitasari



Source link