Masmient.com

Berita TerNew

loading…

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana mengatakan, Kejagung menangkap buronan Oldy Arthur Mumu, terpidana kasus ITE di Kejati Sulawesi Utara (Sulut). Foto/SINDOnews

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap buronan Oldy Arthur Mumu, terpidana kasus ITE di Kejati Sulawesi Utara (Sulut). Ia ditangkap di kawasan Jakarta Barat (Jakbar).

“Sabtu 18 Juni 2022 pukul 20:15 WIB bertempat di Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, DKI Jakarta, tim Tabur Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri Manado mengamankan buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Oldy Arthur Mumu,” kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana kepada awak media, Jakarta, Minggu (19/6/2022).

Berdasarkan Putusan Pengadilan Tinggi Manado Nomor: 117/PID/2021/PT.Mnd tanggal 02 Desember 2021, terpidana terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan informasi elektronik dan dokumen elektronik yang memiliki muatan pencemaran nama baik.

Baca juga: 2 Buronan Kasus 47 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Riau Dibekuk, 4 HP dan 2 Kartu ATM Disita

Sebagaimana diatur dalam Pasal 45 ayat (3) Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. “Atas perbuatannya, terpidana dijatuhi pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan denda sebesar Rp15.000.000, subsidair tiga bulan kurungan penjara,” ujar Ketut.

Menurut Ketut, Oldy diamankan karena ketika dipanggil untuk dieksekusi menjalani putusan, terpidana tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut. Karenanya terpidana dimasukkan dalam DPO. Selanjutnya, tim bergerak cepat untuk melakukan pemantauan terhadap terpidana dan setelah dipastikan keberadaannya, tim langsung mengamankan terpidana dan segera dibawa ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara untuk dilaksanakan eksekusi,” tutup Ketut.

(cip)

Source link