Masmient.com

Berita TerNew

Eneng, penjual kue pancong ‘Jadoel’ di depan Masjid Ats-Tsauroh, Kota Serang. Foto: Fajar/JPNN.com

banten.Masmient.com, SERANG – Ini kisah perempuan pedagang kue pancong Jadoel di depan Masjid Agung Ats-Tsauroh, Kota Serang.

Dia biasa dipanggil Eneng, berusia 40 tahun.

“Sudah 13 tahun saya jualan kue pancong di depan masjid. Enggak ke mana-mana,” kata Eneng.

Dia menjelaskan kenapa dagangannya ada kata Jadoel.

Eneng mengaku itu hanya sebuah nama saja agar menjadi pembeda.

“Kata Jadoel itu hanya sebagai pembeda saja,” tuturnya.

Namun, Jadoel ada kaitannya dengan rasa kue pancong miliknya yang hanya ada rasa original dengan toping gula putih.

Eneng menjual kue pancong dengan harga Rp 8000 (isi delapan).

Ini kisah Eneng, yang sudah 13 tahun mencari nafkah di depan Masjid Agung Ats-Tsauroh, Kota Serang.

Source link